Proyek Gedung dan Jalan BUMP Rp1,8 Miliar di Cisayong Disorot, Kadis dan Kabid Sulit Dikonfirmasi

Proyek Gedung dan Jalan BUMP Rp1,8 Miliar di Cisayong Disorot, Kadis dan Kabid Sulit Dikonfirmasi

Category : Daerah | Sub Category : Tasikmalaya


Tasikmalaya cakrawalaonline.com

Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah muncul proyek pembangunan Gedung dan Jalan BUMP Kecamatan Cisayong senilai Rp1.888.750.000 dari APBD 2026 yang kini tengah berlangsung. Paket pekerjaan konstruksi di bawah Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya itu memunculkan tanda tanya publik terkait urgensi, transparansi, hingga pengawasan proyek.


Berdasarkan data RUP, proyek tersebut mencakup pembangunan gedung dan jalan sekaligus dalam satu paket tender dengan jadwal kontrak April hingga Juli 2026. Namun hingga kini, rincian teknis proyek seperti volume pekerjaan, panjang jalan, spesifikasi bangunan, hingga target manfaat bagi petani belum banyak diketahui publik.


Yang menjadi perhatian, upaya konfirmasi kepada pejabat terkait disebut mengalami hambatan. Kepala dinas maupun kabid terkait dikabarkan sulit ditemui untuk memberikan penjelasan resmi. Saat didatangi ke kantor, pejabat yang bersangkutan beberapa kali tidak berada di tempat.


Situasi itu justru memunculkan pertanyaan baru di tengah proyek bernilai hampir Rp2 miliar tersebut. Publik menilai pejabat seharusnya terbuka memberikan penjelasan karena proyek menggunakan uang rakyat.

“Kalau proyeknya memang untuk kepentingan petani dan sesuai aturan, kenapa sulit memberikan penjelasan ke publik?” 


Selain nilai anggaran yang cukup besar, proyek ini juga disorot karena menggabungkan pembangunan gedung dan jalan dalam satu paket. Sejumlah pihak menilai pola seperti itu perlu diawasi ketat agar tidak menimbulkan persoalan dalam pelaksanaan maupun pengawasan teknis di lapangan.


Dalam dokumen yang beredar, aspek pengadaan berkelanjutan seperti sosial, ekonomi, dan lingkungan bahkan tercatat tidak diterapkan. Padahal proyek infrastruktur pertanian semestinya mempertimbangkan dampak lingkungan dan manfaat ekonomi masyarakat sekitar.


Pengamat menilai proyek semacam ini rawan menjadi sorotan apabila transparansi minim dan pejabat terkait sulit dikonfirmasi. Apalagi pembangunan fisik untuk sektor pertanian kerap dipertanyakan efektivitasnya jika tidak dibarengi aktivitas usaha yang jelas.


Masyarakat berharap proyek yang dibiayai APBD itu benar-benar memberi dampak nyata, bukan sekadar pembangunan fisik yang akhirnya minim manfaat atau berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari. -Rahmat

Terbaru

Lihat Semua
Ragam
Abyadi Siregar, “Bapak Guru Honorer”
22 Aug 2025 | Redaksi Cakrawala | 212 views

Abyadi Siregar, sebagai Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, turun langsu...

Profil Deliar Marzoeki, Kadisnakertrans Sumsel yang Terjerat OTT Kejaksaan dengan Total Harta Rp 431 Juta
10 Jan 2025 | Redaksi Cakrawala | 223 views

Tiga pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumate...

Lihat semua »
Daerah
Pengadaan Transplanter Rp758 Juta Disorot, Kadis dan Kabid Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Bungkam
16 Jun 2026 | Redaksi Cakrawala | 47 views

Tasikmalaya Cakrawalaonline.comPengadaan berupa Transplanter senilai Rp758.100.0...

Proyek Rp470 Juta untuk Paket Pisang Cavendish, Kadis dan Kabid Bungkam Transparansi Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Dipertanyakan
12 Jun 2026 | Redaksi Cakrawala | 185 views

Tasikmalaya,cakrawalaonline.comPengadaan Paket Polybag Tanaman Pisang Cavendish ...

Lihat semua »
Seputar Indramayu
Tiga Siswa SMAN 1 Sindang Terlibat Geng Motor Dipecat
10 Jun 2026 | | 144 views

Gedung SMAN 1 SindangINDRAMAYU, cakrawalaonline.comTiga dari lima orang siswa ke...

Rapat Paripurna DPRD Indramayu, Penyampaian Laporan Pansus LKPJ Bupati Indramayu Tahun Anggaran 2025
28 May 2026 | | 139 views

INDRAMAYU, cakrawalaonline.comDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten In...

Lihat semua »
Nusantara
Lihat semua »