Gelap di Cihideung, Dugaan Pembiaran PJU di Pusat Kota Tasikmalaya, Fungsi Negara Dipertanyakan?

Gelap di Cihideung, Dugaan Pembiaran PJU di Pusat Kota Tasikmalaya, Fungsi Negara Dipertanyakan?

Category : Daerah | Sub Category : Tasikmalaya



Tasikmalaya, cakrawalaonline.com

Jalan Cihideung di Tasikmalaya yang dikenal sebagai urat nadi aktivitas ekonomi, kini menghadirkan ironi gelap di tengah kota 15/04/26. Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) tampak tidak berfungsi, menyisakan ruang publik yang minim cahaya dan jauh dari standar keamanan dasar.


Kondisi ini bukan terjadi di wilayah terpencil, melainkan di kawasan strategis yang setiap hari dilalui masyarakat. Namun hingga kini, tidak terlihat respons cepat yang sebanding dengan risiko yang dihadapi warga.


Ketiadaan penerangan di ruang publik aktif membuka dua kemungkinan serius kelalaian pemeliharaan, atau lemahnya pengawasan anggaran dan operasional Keduanya bermuara pada satu hal fungsi pelayanan publik tidak berjalan sebagaimana mestinya.


Dalam kondisi jalan gelap:

1.Potensi kecelakaan meningkat

2.Ruang kejahatan terbuka

3.Rasa aman publik tergerus

Artinya, yang padam bukan hanya lampu

tetapi juga jaminan perlindungan bagi warga.


Negara, melalui pemerintah daerah, memiliki kewajiban menjamin keselamatan warga di ruang publik. Ini bukan pilihan, tapi mandat konstitusional.


Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan, maka Berpotensi melanggar prinsip pelayanan publik Dapat dikaitkan dengan unsur kelalaian sebagaimana prinsip dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, jika sampai menimbulkan korban, Dengan kata lain pembiaran bisa berujung konsekuensi hukum, bukan sekadar kritik publik.


Kondisi ini layak didalami lebih jauh:

1.Apakah anggaran PJU telah dialokasikan namun tidak optimal?

2.Apakah ada keterlambatan atau kelalaian dalam perawatan?

3.Siapa yang bertanggung jawab atas pengawasan di lapangan?

Tanpa transparansi, publik berhak menilai ada yang tidak beres dalam tata kelola.


Di pusat kota, masyarakat berjalan dalam gelap bukan karena kota kekurangan listrik, melainkan karena kehadiran negara terasa redup di titik paling terlihat. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka yang dipertaruhkan bukan hanya citra kota tetapi keselamatan warganya.

-Abdul rahmat

Terbaru

Lihat Semua
Ragam
Abyadi Siregar, “Bapak Guru Honorer”
22 Aug 2025 | Redaksi Cakrawala | 212 views

Abyadi Siregar, sebagai Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, turun langsu...

Profil Deliar Marzoeki, Kadisnakertrans Sumsel yang Terjerat OTT Kejaksaan dengan Total Harta Rp 431 Juta
10 Jan 2025 | Redaksi Cakrawala | 223 views

Tiga pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumate...

Lihat semua »
Daerah
Pengadaan Transplanter Rp758 Juta Disorot, Kadis dan Kabid Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Bungkam
16 Jun 2026 | Redaksi Cakrawala | 77 views

Tasikmalaya Cakrawalaonline.comPengadaan berupa Transplanter senilai Rp758.100.0...

Proyek Rp470 Juta untuk Paket Pisang Cavendish, Kadis dan Kabid Bungkam Transparansi Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Dipertanyakan
12 Jun 2026 | Redaksi Cakrawala | 185 views

Tasikmalaya,cakrawalaonline.comPengadaan Paket Polybag Tanaman Pisang Cavendish ...

Lihat semua »
Seputar Indramayu
Tiga Siswa SMAN 1 Sindang Terlibat Geng Motor Dipecat
10 Jun 2026 | | 145 views

Gedung SMAN 1 SindangINDRAMAYU, cakrawalaonline.comTiga dari lima orang siswa ke...

Rapat Paripurna DPRD Indramayu, Penyampaian Laporan Pansus LKPJ Bupati Indramayu Tahun Anggaran 2025
28 May 2026 | | 139 views

INDRAMAYU, cakrawalaonline.comDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten In...

Lihat semua »
Nusantara
Lihat semua »