Category : Daerah | Sub Category : TASIKMALAYA
Tasikmalaya, Cakrawalaonline.com
Pengadaan barang di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2025 menuai sorotan serius. Berdasarkan penelusuran data E-Katalog 6.0, tercatat sedikitnya lebih dari Rp 19,3 miliar APBD digelontorkan untuk pengadaan TIK, Smartboard, IFP, Chromebook, Laptop, serta Mebel Sekolah Dasar, dengan pola yang dinilai tidak lazim dan berisiko tinggi secara tata kelola.
Paket Terfragmentasi, Substansi Sama
Alih-alih dikonsolidasikan, pengadaan justru dipecah ke dalam banyak paket berbeda, antara lain:
Pengadaan TIK SD
Pengadaan Peralatan TIK SD
Pengadaan TIK Laptop SD
Pengadaan TIK Chromebook SD
Pengadaan IFP SD
Pengadaan Smartboard SD
Padahal, secara fungsi dan tujuan, seluruh paket tersebut berada dalam satu rumpun kebutuhan yang sama, yakni digitalisasi pembelajaran SD.
“Pemecahan paket seperti ini bukan sekadar teknis, tapi berpotensi mengarah pada pengondisian pengadaan,”
Fakta lain yang mencuat adalah munculnya penyedia yang sama secara berulang pada beberapa paket strategis bernilai miliaran rupiah.
Pola ini memunculkan pertanyaan serius terkait:
Persaingan usaha yang sehat
Objektivitas pemilihan penyedia
Potensi vendor favorit dalam sistem e-katalog
Jika tidak disertai penjelasan terbuka, kondisi ini berpotensi mengarah pada kartel terselubung atau pengadaan yang telah “diarahkan”.
“PAYMENT OUTSIDE SYSTEM”: Alarm Merah Transparansi ,Sorotan paling krusial muncul pada paket:
Pengadaan TIK Chromebook Sekolah Dasar – Rp 1.430.138.650
Status: PAYMENT OUTSIDE SYSTEM
Status ini dinilai sangat berbahaya, karena:
Menghilangkan jejak transaksi digital
Menyulitkan audit keuangan negara
Membuka celah manipulasi pembayaran
Dalam konteks pengadaan pemerintah, pembayaran di luar sistem elektronik resmi merupakan anomali serius yang wajib dijelaskan ke publik.
Ironisnya, sebagian besar paket bernilai besar masih berstatus ON PROCESS, padahal tahun anggaran berjalan.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan:
Keterlambatan distribusi ke sekolah
Pekerjaan dikebut akhir tahun
Penurunan mutu barang dan pengawasan
Lonjakan Anggaran Mebel: Tak Seimbang?
Pengadaan mebel SD mencapai lebih dari Rp 7,2 miliar, namun hingga kini belum ada penjelasan terbuka terkait:
Jumlah sekolah penerima
Harga satuan per set
Dasar kebutuhan riil di lapangan
Tanpa data distribusi dan spesifikasi, pengadaan mebel rawan mark-up harga satuan.
Perpres 16 Tahun 2018 jo. Perpres 12 Tahun 2021
Pasal 6
Pengadaan harus efisien, efektif, transparan, terbuka, dan bersaing.
Potensi pelanggaran:
Pemecahan paket melanggar efisiensi
Vendor berulang persaingan semu
Minim transparansi pada payment outside system
Larangan Pemecahan Paket
Pasal 19 ayat (1) huruf b
Dilarang memecah pengadaan untuk menghindari mekanisme tertentu.
Jika terbukti pengadaan TIK sengaja dipisah padahal satu kesatuan fungsi, maka Perbuatan melawan aturan pengadaan terpenuhi.
UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
Pasal 3 ayat (1)
Keuangan negara harus dikelola secara tertib, taat aturan, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab.
Payment outside system bertentangan langsung dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Pasal 18
Setiap pengeluaran negara harus didukung bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pembayaran di luar sistem berpotensi:
Tidak tercatat utuh
Menyulitkan pembuktian hukum
UU Tipikor No. 31 Tahun 1999 jo. UU 20 Tahun 2001
Pasal 3
Setiap orang yang menyalahgunakan kewenangan yang dapat merugikan keuangan negara.
Jika terbukti:
Paket dipecah dengan sengaja
Harga tidak wajar
Sistem pembayaran disimpangkan
Unsur Pasal 3 Tipikor berpotensi terpenuhi.
Pengadaan ini:
Tidak bermasalah secara kasat mata
Namun sarat red flag struktural
Berisiko tinggi secara hukum
Layak diaudit menyeluruh oleh Inspektorat, BPK, dan APH
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya terkait:
Pemecahan paket
Dominasi penyedia
Alasan pembayaran di luar sistem.
-A.Rahmat
Abyadi Siregar, sebagai Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, turun langsu...
Tiga pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumate...
Sukabumi Cakrawalaonline.comSuasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa hangat d...
Bogor, Cakrawalaonline.comCibinong, 13 Februari 2026 - Menjelang bulan suci Rama...